SMKN 1 Tegalsari Terapkan Pengendalian Penggunaan Gadget Mulai April 2026

SMKN 1 Tegalsari Banyuwangi menerapkan kebijakan pengendalian penggunaan gadget mulai April 2026 untuk meningkatkan fokus belajar, mencegah dampak negatif digital, dan mendukung pembelajaran berkualitas.

Banyuwangi – Dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang lebih fokus, sehat, dan berkualitas, SMKN 1 Tegalsari resmi menerapkan kebijakan Pengendalian Penggunaan Gadget di Sekolah yang mulai berlaku pada April 2026.

Kebijakan ini diinisiasi oleh Plt. Kepala Sekolah, Ibu Suliha, S.Pd., M.Pd, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pembelajaran yang efektif serta membentuk karakter siswa yang bijak dalam penggunaan teknologi.

Latar Belakang Kebijakan

Penggunaan gadget yang tidak terkontrol di lingkungan sekolah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, di antaranya:

  • Penurunan fokus belajar
  • Ketergantungan digital
  • Cyberbullying dan paparan konten negatif
  • Berkurangnya interaksi sosial

Melalui kebijakan ini, sekolah berupaya menciptakan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan interaksi sosial siswa.

Pemanfaatan Gadget Secara Positif

Gadget tetap diperbolehkan digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran, seperti:

  • Akses materi pembelajaran
  • Kuis online (Quizizz, Kahoot, dll)
  • Pengerjaan tugas digital
  • Pembelajaran berbasis multimedia

Aturan Utama di Sekolah

  • Gadget wajib dalam mode silent saat KBM
  • Disimpan di tempat yang telah ditentukan
  • Digunakan hanya atas instruksi guru

Larangan Saat Kegiatan Belajar

  • Bermain game atau akses hiburan
  • Mengambil foto/video tanpa izin
  • Melakukan cyberbullying atau menyebar hoaks
  • Akses judi online

Mendorong Interaksi Sehat

Saat waktu istirahat, siswa didorong untuk:

  • Berinteraksi langsung dengan teman
  • Melakukan aktivitas fisik
  • Membangun komunikasi sehat
  • Menumbuhkan jiwa sosial

Komitmen Bersama

Sekolah juga mengajak orang tua untuk berperan aktif dalam mendampingi anak dalam penggunaan gadget di rumah.

Dengan kebijakan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi demi terciptanya pembelajaran yang berkualitas dan berkarakter.

💬 “Gunakan gadget dengan bijak, wujudkan pembelajaran berkualitas!”

AGENDA
LINK TERKAIT